Dalam sebuah perusahaan pasti selalu berujung kepada Profit, alias profit oriented, bagaimana caranya? mudahnya ya dengan melakukan efektifitas dan efisiensi dalam melakukan produksi. efektif dan efisien kata yang mudah, namun banyak parameter/faktor-faktor yang membuat sesuatu efisien dan efektif, apalagi dalam perusahaan yang besar. satu divisi satu dan lainnya saling berkaitan satu sama lain.
Dalam perusahaan konvensional hanya mengandalkan inti usahanya (core business) untuk mendulang untung, namun seiring berkembangnya perusahaan asset semakin banyak, beban semakin banyak, dan karyawan semakin banyak. jika tidak dapat mengelolanya dengan benar, maka bukanya provit yang didapat, namun bisa menjadi malapetaka.
Untuk membuat perusahaan tetap sehat dan harmonis tentunya dibutuhkan seorang pengambil keputusan (Pemimpin Perusahaan ) untuk mengarahkan perusahaannya akan dibawa kemana, ironisnya banyak kebanyakan pengambil keputusan hanya mengandalkan intuisinya, atau mungkin juga bisikan dari orang lain. sehingga sering keputusan yang diambil bukannya membawa keuntungan malah membawa kebuntungan. kita bisa lihat dari Contoh-contoh berikut ini :
Contoh Kasus :
– Sebuah Bank C : akan memperkenalkan produknya, yaitu menabung sekian juta akan dapat cashback sekian kepada nasabah, diputuskanlah caranya dengan menelpon semua nasabah melalui call centre. dengan biaya yang tidak sedikit inilah mereka bekerja, namun hasilnya?? banyak nasabah yang terganggu, karena ternyata mereka tidak minat sama sekali, bahkan saldo pun tidak ada tetap ditelpon . cara seperti ini punya cost yang besar dengan return yang sedikit. maka diperlukan analisa customer mana yang tepat untuk ditawarkan produk tersebut.
– Sebuah Perusahaan Distributor X : akan menjual produknya kepada customer, dia import barang dari Italia, namun karena prediksi permintaan dan stok tidak seimbang, maka banyak barang yang sudah diimport ternyata terlalu banyak yang menumpuk di gudang. hal ini menyebabkan kerugian. maka diperlukan analisa, berapa prediksi barang yang diimport yang kira-kira sesuai dengan permintaan customer.
– Bank X: mempunyai ratusan ribu mesin ATM di seluruh indonesia,masing-masing memiliki cost operasional yang tidak kecil, Bank menempatkan dana tunai di tempat tersebut , yang artinya itu dana tidak bergerak. jika ATM tidak bertransaksi secara maksimal, maka Bank rugi berlipat-lipat. Jika ada banyak ATM yang tidak optimal karena lokasi tidak tepat, maka bank akan semakin banyak menanggung cost. Maka diperlukan analisa untuk menentukan ATM mana yang tidak optimal dan perlu dipindahkan lokasinya.
– PT logistik Y : mempunyai ratusan truck yang beroperasi dengan banyak merk, masing-masing punya karakteristik dan yang berbeda-beda, ketika belum ada analisa, mereka menyama ratakan cost yang dipakai disetiap truck sekian rupiah per KM, namun ternyata ada yang kurang ada yang lebih. setelah analisa didapatkanlah rumusan yang tepat untuk setiap truck.
– PT Bank B : memiliki ratusan banyak produk, yang masing-masing produk mempunyai biaya maintenance, baik itu dari segi marketing maupun administrasi. biaya marketing yang tinggi untuk seluruh produk menyebabkan bengkaknya biaya.padahal tidak sedikit produk yang tidak memberi revenue yang maksimal. sehingga pengambil keputusan butuh tau mana produk yang harus di take out, untuk meminimalisasi cost.
masih banyak contoh-contoh lain yang ternyata Analisa dalam pengambilan keputusan sangat penting.
Disinilah dibutuhkan pengalaman, pengalaman dapat diambil dari data-data yang telah disimpan lama dalam catatan-transaksi bisnis anda. Dengan analisa data atau bisa juga kita sebut Business Intelligence kita dapat mengetahui aspek-aspek apa saja yang membuat keputusan kita menjadi tepat. Memonitor Bisnis kita, Menilai Bisnis Kita, dan Memprediksi bisnis kita sehingga Output dari analisa adalah Efektif dan Efisien.
Kerja tidak hanya sekedar kerja, namun kerja yang berdasarkan data dan fakta. Bagaimana caranya, tentunya keakuratan data adalah segalanya dalam hal ini, data yang kita ambil harus akurat, analisa akurat, dan terjadilah prediksi yang akurat.
Kerja yang tepat dengan sasaran, meminimalkan resiko dan meningkatkan keuntungan.
Kliksave : arifandhika.wordpress.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar